Kisah dongeng yang tercipta kat otak di secara spontan...
Aku kenal dia dah lama. Aku sukakan dia. Cara dia layan aku. Macam bagi harapan. Tapi seribu kali sayang. Dia tak pernah bagi aku peluang. Dia kata...
"Kita kawan je la"
Dia kata mungkin boleh terus berkawan. Tapi dia sedar tak yang itu menyakitkan. Meniti hari dengannya tanpa cinta yang berbalas. Dia turut kata....
"Tapi...
Awak jangan pergi...
Saya perlukan awak sebagai kawan saya..."
Dia selalu kata dia sangat-sangat menghargai aku sebagai teman. Dia tak nak kehilangan kawan yang cukup memahami sepertiku. Tapi bagaimana denganku? Adakah aku kuat untuk berkorban rasa sakit ni?

Akhirnya, memanglah benar. KAWAN TETAP KAWAN. Dia menceritakan tentang kekasih hati barunya. Benarnya, tiada langsung perasaan lain di antara kami selain sayang sebagai kawan.
Mungkin juga salahku. Salahku yang menyalah ertikan kebaikannya. Biarlah dia bahagia. Biarlah aku sabar berteman dengannya. Harap suatu hari nanti dah tiada lagi perasaan itu padaku.
Kukatakan dengan indah...
Dengan terbuka.. hatiku hampa...
Sepertinya luka...
Menghampirinya...
Kau beri rasa yang berbeda...
Mungkin kusalah... mengertikannya...
Yang kurasa cinta...
Tetapi hatiku....
Selalu meninggikanmu...
Terlalu meninggikanmu...
Selalu meninggikanmu...
Kau hancurkan hati... hancurkan lagi
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu...
Kau terangi jiwaku... kau redupkan lagi..
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu...

No comments:
Post a Comment